Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pemerintah Jokowi diharapkan terus lanjutkan pembangunan dari pinggiran

Pemerintah Jokowi diharapkan terus lanjutkan pembangunan dari pinggiran Pembangunan Jalan Tol Cipali. ©2015 merdeka.com/pramirvan datu

Merdeka.com - Panitia Rembuk Nasional 2017 kembali menggelar rembuk daerah di Universitas Hasanuddin Makassar, Sabtu (7/10). Acara ini digelar untuk mendalami 12 bidang terkait pembangunan dan berbagai masalah nasional yang dihadapi pemerintahan Jokowi-JK selama tiga tahun ini.

Ketua Umum Rembuk Nasional 2017 Firdaus Ali menegaskan, acara ini diselenggarakan dalam rangka tiga tahun pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla, dan akan mendalami 12 bidang terkait pembangunan dan masalah nasional yang perlu mendapat perhatian, serta usulan perbaikan dan percepatan penyelesaian target-target pembangunan untuk dua tahun ke depan.

"Acara ini dilangsungkan dalam dua tahap, Rembuk Daerah (RD) dan Rembuk Pusat (RP). Untuk RP akan diadakan di Jakarta pada 25 Oktober mendatang", jelas Firdaus Ali dalam keterangannya dikutip merdeka.com di Jakarta.

Rembuk daerah di Unhas Makassar ini merupakan RD yang ke-12 (dari 16 RD yang direncanakan) mengambil tema 'Menata Sistem Politik, Hukum dan Keamanan serta Ketahanan Nasional untuk Kemandirian dan Keunggulan Bangsa'. RD juga diadakan di 16 Universitas di 14 Provinsi di Indonesia dengan sasaran dan tema yang berbeda.

"Membangun dari pinggiran adalah satu hal yang kami harapkan dari Jokowi-JK untuk terus diperjuangkan", ujar beliau dalam sambutannya.

Selain itu, hadir juga TB Hasanuddin anggota Komisi I DPR RI. Menurut TB Hasanuddin, kelebihan dari Presiden saat ini adalah gaya kepemimpinannya yang demokrasi dan partisipasi. Sehingga segala keluhan rakyat dapat didengarkan, kemudian diterjemahkan dalam bentuk kebijakan politik ekonomi yang sudah dan akan dilaksanakan selama pemerintahan Presiden Jokowi-JK.

Menurutnya, rakyat merasakan betul dampak serta manfaat dari pemerintahan jokowi yang demokratis. Tiada yang sempurna tentunya sehingga dibutuhkan upaya pembenahan dalam beberapa hal.

"Masukan-masukan ini akan langsung disampaikan kepada Bapak Presiden sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari kebijakan beliau demi kepentingan rakyat dan nasional", lanjutnya.

Dalam acara ini, Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo memberikan sambutannya yang diwakilkan oleh Muh. Firda, asisten II bidang Ekonomi, Kesejahteraan dan Pembangunan Pemprov Sulsel.

Hasil Rembuk Daerah ini kemudian akan dirumuskan untuk dipertajam dalam Rembuk Nasional yang akan diselenggarakan di Jakarta 25 Oktober 2017, yang mana pimpinan Kementerian/Lembaga akan dilibatkan di dalamnya. Rumusan Rembuk Nasional akan disampaikan kepada Presiden Jokowi sebagai masukan untuk mempercepat pembangunan di segala bidang dalam masa sisa 2 tahun pemerintahannya.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP