Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pemerintah impor gula jika distributor tahan pasokan jelang Lebaran

Pemerintah impor gula jika distributor tahan pasokan jelang Lebaran Gula. agro.kemenperin.go.id

Merdeka.com - Pemerintah telah mengingatkan distributor sembako, khususnya gula pasir agar tidak mempermainkan harga pasar menjelang bulan Ramadan dan perayaan Idul Fitri serta Idul Adha. Bila tetap melanggar, pemerintah tidak segan akan menindak tegas, bahkan bisa dipidanakan.

Bila distributor kedapatan menimbun barang yang berakibat kurangnya pasokan dan membuat harga melambung tinggi, pemerintah akan melakukan langkah lainnya seperti mengimpor gula untuk stabilisasi harga pasar.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Aceh, Asmauddin mengatakan, keputusan ini berdasarkan kesepakatan bersama antara pemerintah dengan produsen beberapa waktu lalu. Menjelang hari-hari besar, tidak boleh ada lonjakan harga, tetapi harus disesuaikan dengan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

"Kalau ada distributor nakal, kita akan tindak tegas, bahkan kita cabut izinnya. Termasuk kalau mereka menimbun barang, seperti gula, kita siap untuk impor gula agar harga stabil," kata Asmauddin, Kamis (18/5) di Banda Aceh.

Katanya, pemerintah bukan pedagang atau hendak bersaing dengan produsen. Akan tetapi, kehadiran pemerintah untuk menstabilkan harga barang, sehingga masyarakat tidak diberatkan dengan harga yang melambung setiap menjelang Ramadan atau Idul Fitri dan Idul Adha.

Adapun harga sembako yang telah ditetapkan oleh pemerintah seperti harga beras Rp 8,500 per kilogram, gula pasir Rp 12.500 per kilogram, minyak makan kemasan sederhana Rp 11.000 per kilogram, telur Rp 34.000 per papan dan harga daging beku Rp 80.000 per kilogram.

"Kita lakukan operasi pasar ini untuk menstabilkan harga barang saja. Jadi saya berharap kepada pedagang, agar tetap menjual barang-barang murah yang telah disalurkan oleh Bulog," pintanya.

Asmauddin juga meminta kepada masyarakat, agar tidak segan-segan membeli gula pasir yang disalurkan oleh pemerintah. Meskipun warna sedikit kemerah-merahan dan kehitaman-hitaman, akan tetapi gula tersebut lebih manis dibandingkan gula pasir yang putih tersebut.

"Itu gula asli dari pulau Jawa, gunakan gula itu, lebih manis lho itu gula," imbuhnya.

Sementara itu Kepala Bulog Aceh, Fatah Yasin mengaku, stok sembako di gudang Bulog sudah mencukupi. Sehingga masyarakat diminta tidak perlu khawatir, bila harga melonjak, Bulog sudah siap untuk terjun ke pasar untuk melakukan operasi pasar guna menstabilkan harga.

"Kita punya stok beras 4500 ton dan gula 50 ribu ton, jadi cukup untuk kebutuhan jelang Ramadan dan Lebaran nanti," jelas Fatah Yasin.

Fatah Yasin berjanji, operasi pasar untuk menstabilkan harga barang tidak hanya dilakukan menjelas hari-hari besar keagamaan saja. Akan tetapi, akan dilakukan setiap saat bila lonjakan harga terjadi.

"Kita siap selalu melakukan operasi pasar, tidak hanya jelan Ramadan atau lebaran," tukasnya.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP