Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pemerintah harap Mercy terlibat program mobil rendah emisi

Pemerintah harap Mercy terlibat program mobil rendah emisi Ilustrasi Mercedes Benz. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Pemerintah berharap Mercedes-Benz bisa terlibat dalam program mobil rendah emisi karbon atau Low Carbon Emission Car (LCEC). Ini merupakan program kelanjutan dari mobil murah atau Low Cost Green Car (LCGC).

Demikian diungkapkan Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika Kementerian Perindustrian I Gusti Putu Suryawiran di Wanaherang Plant, Gunung Putri, Bogor, Selasa (24/5). Putu menghadiri peluncuran produksi perdana Mercedes-Benz GLC di pabrik penghasil kendaraan premium tersebut.

"Mercedes memang sudah terkenal secara internasional memproduksi kendaraan rendah emisi," kata Putu.

Dia menjelaskan, mobil rendah emisi sudah menjadi tuntutan global. Sudah banyak negara memproduksi kendaraan ramah lingkungan tersebut.

"Indonesia harus menuju kesana. Karena kalau tidak, sulit untuk ekspor mobil ke negara lain," kata Putu.

"Kami sudah mulai dengan LCGC dengan menggunakan basis konsumsi bahan bakar. Di mana satu liter maksimal bisa hingga 20 kilometer."

Ke depan, lanjut Putu, program LCGC bisa ditingkatkan menjadi kendaraan rendah emisi. "Untuk itu, diharapkan Kementerian Koordinator Perekonomian bisa ikut merumuskan insentifnya."

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP