Pemerintah hapus subsidi elpiji dalam dua tahun
Merdeka.com - Pemerintah bakal menguji coba distribusi tertutup elpiji 3 kilogram di Batam, Bali, dan Tarakan pada Agustus 2015. Ini untuk menekan kebocoran penyaluran elpiji subsidi tersebut.
Direktur Pembinaan Usaha Hilir Migas Kementerian ESDM Setyorini Tri Hutami mengatakan, pihaknya bersama Pertamina bakal menggunakan data masyarakat yang mendapat paket perdana konversi bahan bakar minyak ke elpiji.
"Data yang dipakai dulu itu yang terkonversi. Kami mau lihat, orangnya masih ada nggak. Itu butuh waktu," terangnya dalam situs Kementerian ESDM, Senin (3/8).
Dia menambahkan, ada sejumlah opsi aplikasi yang akan digunakan dalam sistem distribusi tertutup ini. Antara lain, masyarakat dapat menggunakan sidik jari atau menggunakan kartu yang digesek.
"Opsinya masih dalam kajian kami," tegas Rini.
Menteri ESDM Sudirman Said mengungkapkan, penyelesaian subsidi elpiji 3 kg ini butuh sekitar 2 tahun. Nantinya, Pemerintah bertekad hanya ada satu harga elpiji.
Dengan demikian, tidak ada perbedaan harga antara elpiji 3 kilogram dan 12 kilogram.
"Selama harga komoditi masih dua, akan selalu ada potensi untuk perembesan," tegasnya.
Selain distribusi tertutup, pemerintah juga mempercepat pembangunan jaringan distribusi untuk rumah tangga di berbagai wilayah yang memiliki gas bumi dan infrastruktur.
(mdk/yud)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya