Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pemerintah Gandeng BPS Bangun Data Koperasi dan UMKM

Pemerintah Gandeng BPS Bangun Data Koperasi dan UMKM UMKM. ©2021 Merdeka.com/Haris Kurniawan

Merdeka.com - Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) bekerja sama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk mempermudah pendataan koperasi dan usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Indonesia. Hal ini merupakan amanat dari UU Cipta Kerja.

"Kalau kita lihat pasar 88 UU Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja, mengamanatkan pembangunan basis data tunggal dalam jangka waktu paling lama 2 tahun dari berlakunya UU tersebut, jadi waktunya sangat sempit," kata Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki dalam penandatanganan MoU secara virtual, Rabu (9/3).

Dia menjelaskan, kerja sama dengan BPS ini diharapkan mampu membuat data statistik di sektor koperasi dan UMKM menjadi lebih andal. Dia juga berharap MoU ini bisa jadi payung hukum dalam meningkatkan kerja sama penyediaan dan pemanfaatan data UMKM.

"Kemenkop UKM sebagai wali data operasi telah mendapatkan dukungan BPS sebagai pembina data dalam proses persiapan pendataan lengkap tahun 2022 mulai dari standarisasi, variabel data, kuesioner data, hingga penyediaan instruktur training of trainer," terangnya.

Kepala BPS Margo Yuwono menyampaikan pembangunan basis data tunggal pendataan UMKM ini merupakan kegiatan lingkup statistik sektoral. Ini juga sebagai bagian dari prinsip Satu Data Indonesia.

"BPS akan menjalankan peran strategisnya sebagai pembina BPS siap mendukung agenda tersebut, dengan memberikan bimbingan dan bantuan teknis, kemudian memberikan guidance penjaminan kualitas dan menjaga pemenuhan terhadap prinsip Satu Data Indonesia mengenai standar data, metadata dan kode referensi," kata Margo.

Dia menyebut, prinsip Satu Data Indonesia ini jadi satu hal penting. Sebab data yang dikumpulkan dari kategori koperasi dan UMKM ini perlu selanjutnya bisa digunakan secara luas oleh berbagai pihak.

"Pemenuhan prinsip-prinsip ini menjadi krusial karena pemanfaatan data akan dimanfaatkan secara terpadu dan bakal digunakan oleh masyarakat lebih luas," katanya.

Reporter: Arief Rahman H.

Sumber: Liputan6.com

(mdk/azz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP