Pemerintah Dorong Program Penanaman Mangrove Tingkatkan Pemulihan Ekonomi
Merdeka.com - Dalam rangka program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), Pemerintah Indonesia mendorong upaya penanaman mangrove di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Setidaknya Brebes memiliki 140 hektar kawasan yang bisa ditanami mangrove.
"Di sini Bupati Brebes punya 140 hektar, bisa dibayangkan potensi di Brebes punya 140 ribu Ha," kata Wakil Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN), Luhut Binsar Pandjaitan kepada wartawan, Jakarta, Jumat (23/10).
Luhut mengatakan dibutuhkan konsistensi untuk menyukseskan program PEN mangrove ini. Jika nantinya mangrove tumbuh, ini akan menjadi ekosistem ikan dan kepiting. Maka untuk pemeliharaannya bisa membuka lapangan pekerjaan baru untuk masyarakat.
Hasil Rapat Koordinasi Pengelolaan Ekosistem Mangrove telah disepakati usulan program PEN tahun 2021 dari KLHK. Program PEN dilakukan dalam bentuk kegiatan penanaman mangrove seluas 46.758 Ha di 34 provinsi.
Selain itu dalam program yang sama, KKP juga akan melakukan penanaman mangrove seluas 1.522,91 Ha. Salah satu wilayah yang dipilih yaitu Kabupaten Brebes. Alasannya, mempertimbangkan faktor pasang surut air laut, fasilitas pengelolaan, dan faktor teknis terkait lainnya.
Lahan Mangrove di Indonesia
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comIndonesia saat ini memiliki 3,31 juta hektar lahan mangrove. Jumlah ini merupakan 30 persen dari keseluruhan mangrove yang ada di dunia. Di Asia, Indonesia menguasai 40 persen kawasan mangrove. Untuk itu pemerintah sepakat akan mendorong penanaman mangrove di 600 ribu hektar wilayah Indonesia.
Program ini ditargetkan akan selesai dalam waktu 4 tahun dan dikerjakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). "Sebelumnya juga sudah sepakat mencoba mendorong yang 600 ribu hektar ini sampai 4 tahun ke depan bisa selesai. Nanti progresnya kami laporkan ke Presiden," kata dia.
Rencana program ini sebagai bukti Pemerintah Indonesia peduli terhadap lingkungan. "Program ini akan menunjukan kepada dunia bahwa KLHK kita, KKP kita sangat peduli dengan lingkungan, jadi mereka (dunia) tidak usah ngajarin kita soal lingkungan," kata Luhut.
Dia menambahkan, Bank Dunia juga mendukung cara Indonesia untuk mengelola mangrove sebagai salah satu program PEN setelah diterjang wabah virus corona.
(mdk/azz)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya