Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pemerintah diminta tak perpanjang kontrak Freeport di Papua

Pemerintah diminta tak perpanjang kontrak Freeport di Papua Freeport. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Direktur Utama IRESS, Marwan Batubara meminta kepada pemerintahan Jokowi-JK untuk tidak memperpanjang kontrak karya PT Freeport Indonesia di Papua. Pemerintah juga tidak perlu mengubah kontrak karya Freeport menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK).

Menurut Marwan, pemerintah perlu membuat pernyataan tegas bahwa kontrak atau operasi tambang Freeport tidak akan diperpanjang. Pemerintah juga tidak perlu mengejar divestasi saham karena ini hanya menjadi sinyal bahwa pemerintah akan memberi perpanjangan kontrak.

"Karena itu IRESS menganggap pemerintah tidak perlu lagi membahas perpanjangan operasi Freeport di 2021," ujarnya dalam keterangan tulis, Jakarta, Selasa (12/1).

Marwan menyebut, rendahnya harga komoditas tambang dan migas saat ini telah menghantam induk usaha Freeport Indonesia yaitu Freeport McMoran. Dia memprediksi, harga saham FreeportMcMoran akan mencapai titik terendah.

"Harga saham Freeport berpotensi untuk turun lebih rendah dan FreeportMcMoran siap-siap untuk bangkrut," jelas dia.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP