Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pemerintah dan asosiasi penjual bikin gerakan beli tomat petani

Pemerintah dan asosiasi penjual bikin gerakan beli tomat petani Tomat. ©2012 Merdeka.com/Shutterstock/Shebeko

Merdeka.com - Pemerintah dan Persatuan Pemasar Hasil Pertanian (PPHP) menggalang gerakan beli tomat petani. Ini didorong oleh kemorosotan harga tomat saat panen raya tiga bulan terakhir.

Presiden PPHP Anne Sri Arti mengatakan tomat berasal dari petani Tasikmalaya dan Ciamis yang dibeli seharga Rp 3 ribu per kilogram. Lebih tinggi ketimbang harga saat ini, sekitar Rp 1.400 per kilogram

"sementara tomat ini balik modalnya (BEP) Rp 2.000 per kilogram di petani. Kami beli Rp 3.000 per kilogram supaya mereka tidak rugi," ujarnya di Kementerian Perdagangan, Jakarta, Senin (17/8).

Adapun tomat yang dijual mencapai 10 ton. Penjualan dilakukan di Kementerian Perdagangan sebanyak 3 ton, Kementerian Perindustrian (2 ton), Kementerian Kesehatan (2 ton), sisanya Kementerian Pertanian.

"Kami mulai habis upacara sekitar jam 08.00. Jam 09.00 sudah habis bahkan kurang karena ada yang tidak dapat," jelas nya.

"Yang beli pertama tadi Menteri Perdagangan, banyak masyarakat dan karyawan yang beli dan langsung habis," ungkapnya.

Rencananya, acara serupa bakal digelar di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) pada 19 Agustus 2015. (mdk/yud)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP