Pemerintah Catat Pendapatan Migas 2021 Capai Rp331,35 T
Merdeka.com - Pemerintah melaporkan, total pendapatan dari Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dan investasi migas pada 2021 mencapai Rp 331,355 triliun. Total penerimaan negara dari PNBP migas tahun lalu mencapai Rp 103,19 triliun.
Direktur Jenderal Migas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Tutuka Ariadji menyampaikan, angka itu terdiri dari PNBP sumber daya alam (SDA) migas yang mencapai Rp 96,98 triliun. Jumlah tersebut sebesar 130 persen dari target yang dipatok sebelumnya, yakni Rp 74,99 triliun.
"Peningkatan PNBP sda migas ini disebabkan adanya kenaikan nilai ICP (Indonesia Crude Price), dan terjadinya stabilitas harga minyak dunia," ujar Tutuka dalam sesi teleconference, Rabu (19/1).
Sementara itu, PNBP lainnya seperti domestic market obligation (DMO) minyak telah mencapai Rp 5,21 triliun. Itu melampaui target 130 persen dari patokan sebelumnya sebesar Rp 3,99 triliun.
Kinerja Investasi Migas di Bawah Target
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comSedangkan pemasukan investasi migas di sepanjang 2021 lalu mencapai USD 15,9 miliar, atau setara Rp 228,165 triliun (kurs Rp 14.350 per USD).
Namun, nominal tersebut masih dibawah target yang ditetapkan, atau sebesar 94,8 persen dari proyeksi investasi sebesar USD 16,81 miliar, setara Rp 241,223 triliun.
"Terdapat beberapa hambatan dalam pencapaian investasi migas. Diantaranya berupa investasi hilir, khususnya pada kilang RDMP (proyek pengembangan kilang) dan GRR Tuban terkait efisiensi biaya," terang Tutuka.
Reporter: Maulandy Rizky Bayu KencanaSumber: Liputan6.com
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya