Pemerintah beri sinyal naikkan harga BBM
Merdeka.com - Sore ini pemerintah menggelar rapat koordinasi menyikapi kenaikan harga minyak dunia yang kini ada di atas level USD 51 per barel. Rencananya, pemerintah akan mereview sekaligus melakukan penyesuaian harga.
"Baru rapat nanti, rapatnya sore jam 15.00 WIB," ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Sofyan Djalil di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (13/2).
Sofyan mengundang beberapa pimpinan kementerian dan lembaga terkait seperti Menteri Keuangan Bambang Brodjononegoro, Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said dan lainnya. "Ada kepala BPH Migas juga," singkatnya.
Disinggung soal harga baru BBM, Sofyan memilih bungkam. Dia mengatakan, harga baru akan mempertimbangkan kondisi harga minyak dunia terkini yang mengalami kenaikan. Sofyan memberi sinyal, kemungkinan besar pemerintah akan menaikkan harga BBM.
"Belum tahu (besaran kenaikan). Kita lihat harga dunia. Mungkin nggak turun (harga BBM), penting lihat harganya bagaimana kondisi pasar hari ini," ungkapnya.
Sebelumnya, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengatakan, pemerintah mempertimbangkan ini untuk penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) di tanah air.
"Ya sudah tidak apa-apa (rebound). Nanti akan kita sesuaikan harga," ujar Bambang di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (13/2).
Namun Bambang belum menjelaskan secara rinci langkah pemerintah dalam penyesuaian harga BBM tersebut. Apakah akan menaikkan harga BBM atau menurunkan harga. (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya