Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pemerintah Berharap Pemberian Diskon Tarif Listrik Tidak Berlanjut di 2022

Pemerintah Berharap Pemberian Diskon Tarif Listrik Tidak Berlanjut di 2022 meteran listrik. ©2017 merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman

Merdeka.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengharapkan pemberian bantuan diskon tarif listrik kepada pelanggan 450 Va - 900 Va, dan Industri Bisnis tidak berlanjut sampai dengan 2022. Terlebih stimulus listrik diberikan oleh pemerintah ini hanya bersifat sementara, untuk membantu masyarakat selama pandemi Covid-9.

"Kita berharap keadaan ini tidak secara terus-menerus ada bahkan kita berharap tidak nyeberang tahun 2022 bahwa stimulus ya terakhir di Desember 2021. 2022 sudah mulai kembali jadi ini mempengaruhi perekonomian kita," kata Direktur Pembinaan Pengusahaan Ketenagalistrikan, Ida Nuryatin Finahari dalam Dialog Produktif Kabar Kamis: Updet Kelanjutan Program Stimulus Listrik, Kamis (29/7).

Ida mengatakan, upaya yang dilakukan pemerintah untuk membantu masyarakat selama pandemi tidak hanya pemberian stimulus listrik saja. Sebab ada beberapa bantuan yang lainnya juga diberikan kepada masyarakat. Artinya ini akan menjadi beban bagi negara pula.

Oleh karena itu, Ida berharap masyarakat bisa pandai-pandai memanfaatkan program yang sudah diberikan oleh pemerintah. Khusus untuk listrik sendiri, paling tidak masyarakat bisa menghemat penggunaannya.

"Berarti tidak boros pakai listriknya kalau toh memang tidak nonton atau mau tidur jangan TV nonton kita nonton kita tidur. Hal-hal seperti itulah yang memang kita juga harus disiplin dalam hal penghematan listrik," tandas dia.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP