Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pemerintah berencana 'impor' tenaga kerja ahli digital

Pemerintah berencana 'impor' tenaga kerja ahli digital Ilustrasi bekerja di kantor. ©Shutterstock.com/auremar

Merdeka.com - Pemerintah tengah mempersiapkan pemenuhan kebutuhan tenaga kerja ahli di industri digital. Saat ini, kepemilikan tenaga kerja ahli sangat kurang.

"Yang lokalnya saja kita kurang. Begini yang namanya e-commerce itu memang kita tidak punya orangnya cukup," kata Menteri Koordinator Perekonomian, Darmin Nasution, di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (31/1).

Pemerintah berencana akan mendatangkan tenaga kerja asing yang ahli untuk memberikan pemahaman serta pelatihan kepada tenaga kerja lokal. Namun, mendatangkan tenaga asing tidak mudah karena ada beberapa proses yang mesti dilalui.

"Kita harus mempermudah masuknya, terus soal izin tinggalnya, belum lagi soal visanya," ujar Menko Darmin.

Menurutnya, sulit mendapatkan tenaga ahli yang memberikan keahlian dalam tenaga perawatan mesin, pendidikan vokasi untuk bidang digital.

"Tapi, intinya adalah kita akan mempermudah dalam bidang-bidang keahlian tertentu terutama e-commerce. Kemudian, instruktur bagi masuknya tenaga asing secara spesifik," tandasnya.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP