Pemerintah bakal bangun smelter untuk pertambangan kecil
Merdeka.com - Pemerintah bakal membangun smelter di daerah potensial. Ini untuk membantu perusahaan kecil pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang tidak mampu membangun pabrik pengolahan dan pemurnian mineral.
Hal tersebut ditegaskan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa selepas berpidato ilmiah di Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas), Jakarta, Selasa (18/2).
"Perusahaan kecil tidak perlu bangun smelter, yang penting dia pasok produksinya ke smelter di Indonesia."
Terkait itu, Hatta mengaku sudah berkoordinasi dengan Menteri Perindustrian MS Hidayat. Rencananya, dia akan meminta Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk membangun smelter tersebut.
"Memang kita dorong BUMN kita nanti, mau tidak mau, untuk daerah tertentu yang punya potensi tapi tak ada yang berinvestasi smelter di sana, apalagi sampai memiliki tambang rakyat, kasihan," ungkapnya.
Dijelaskannya, pemerintah terpaksa harus turun tangan membangun smelter untuk mencegah terjadinya penurunan pendapatan negara dari ekspor mineral sebesar USD 4 miliar per tahun. Di sisi lain, pemerintah menargetkan penerimaan ekspor mineral bisa melonjak hingga USD 24 miliar pada 2016.
"Itu salah satu solusi yang kita pikirkan. Perindustrian sudah memiliki roadmap-nya," kata Hatta.
Saat ini, Kementerian Perindustrian tengah memetakan di wilayah mana pemerintah akan membangun smelter. Di luar itu, pemerintah tetap mewajibkan perusahaan tambang besar untuk membangun smelter.
"Itu sudah jadi pemikiran kami, smelter yang sudah ada wajib menampung juga hasil penambang-penambang lain," kata Hatta. (mdk/yud)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya