Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pemerintah akan manjakan investor dengan dana APBN

Pemerintah akan manjakan investor dengan dana APBN Suasana Jakarta. ©2012 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Kementerian Keuangan menegaskan dana pemerintah atau APBN menjadi faktor penting yang bisa mendorong pertumbuhan sekitar 15-20 persen. Akan tetapi, fungsi mengatur, mengeluarkan regulasi akan lebih membuat investasi swasta dan ekspor bergerak.

Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengatakan pengeluaran pemerintah, akan lebih diarahkan kepada kegiatan yang akan menggenjot investasi swasta baik asing maupun lokal untuk berada di Indonesia. Dan juga menggerakkan sektor industri agar ekspor kembali bergairah.

Paling tidak, pemerintah menargetkan penurunan defisit fiskal pada 2014 menjadi 1 sampai 1,2 persen. Defisit yang ditetapkan pada tahun ini ialah sebesar 1,6 persen.

Menteri Agus mengatakan penurunan defisit tersebut didasari dengan komitmen pemerintah untuk meningkatkan sisi penerimaan. Selain itu, dari sisi belanja, pemerintah akan menekan belanja non produktif seperti salah satunya subsidi energi.

"Ini sejalan dengan upaya menjaga fiskal yang sehat akan menjaga penerimaan negara yang optimal dan belanja negara yang berkualitas," ujarnya saat ditemui Hotel Grand Sahid, Jakarta, Selasa (29/1). (mdk/arr)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP