Pemberian keringanan pajak untuk investor bukan prioritas menkeu
Merdeka.com - Menteri Keuangan Chatib Basri mengaku akan lebih fokus untuk menyelesaikan masalah-masalah yang sifatnya mendesak dan harus segera dituntaskan. Salah satunya adalah penyelesaian pembahasan RAPBN-P 2013.
Chatib menuturkan, ada banyak isu dan persoalan yang harus diselesaikan. Namun, tidak semua menjadi prioritas dalam waktu dekat. Salah satunya pemberian insentif fiskal untuk investor.
"Memang ada beberapa isu yang pernah saya sampaikan, seperti fiscal insentif (insentif fiskal), tapi itu waktunya agak lebih medium term ya," jelas Chatib di kantornya, Jumat (24/5).
Dia menegaskan, yang mendesak dan harus diprioritaskan saat ini adalah pengelolaan anggaran. Mulai dari pembahasan RAPBN-P 2013 hingga penyerapan anggaran. "Dalam bulan ini kita harus menyelesaikan RAPBN-P karena itu segera dan harus diselesaikan berkaitan dengan posisi fiskal yang baru," katanya.
Menurutnya, hal itu dilakukan mengingat masa kerja kabinet Indonesia Bersatu jilid II yang hanya menyisakan waktu 1,5 tahun. Dia tidak bisa memastikan untuk menyelesaikan semua tugas-tugas sebagai Menkeu.
"Jadi lebih baik saya selesaikan persoalan-persoalan yang saya istilahkan quick wins, salah satunya itu tadi soal disbursement, percepatan (penyerapan)" ujarnya.
Dia berjanji tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan anggaran. Meski memastikan tidak akan menjadi penghambat dalam proses pencairan anggaran, tapi Chatib akan memastikan semua sesuai dengan aturan. (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya