Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pembebasan lahan hambat proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Pembebasan lahan hambat proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Lokasi proyek kereta cepat Jakarta-Bandung. ©2016 merdeka.com/nuryandi abdurohman

Merdeka.com - China Development Bank (CDB) belum mengeluarkan pinjaman untuk proyek pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung. Sebab, syarat pembebasan lahan proyek sepanjang 142 km tersebut belum rampung 100 persen.

Direktur Utama PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Hanggoro Budi Wiryawan mengatakan pihaknya tengah menanti revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) nasional sebagai basis penetapan lokasi proyek. Hal itu sebagai salah satu solusi masalah pendanaan dari proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung.

"Itu (revisi RTRW nasional) termasuk salah satu yang akan bisa percepat kereta cepat. Itu bagian dari persyaratan," ujar Hanggoro di Gedung Wijaya Karya, Jakarta, Selasa (4/4).

Hanggoro mengatakan pemerintah harus segera menyelesaikan masalah RTRW nasional supaya pemerintah provinsi juga dapat merampungkan penetapan lokasi jalur proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung.

"Ya memang kita harus selesaikan step by step. Ini salah satu step utama sign contract ini, kan masih ada step lain, harus ada progres," katanya.

Sebelumnya, PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) bersama dengan High Speed Railway Construction Corsortium secara resmi melakukan tandatangan kontrak kerja sama Engineering, Procurement and Construction (EPC) Kereta Cepat Jakarta-Bandung.

"Perjuangan bangun kereta cepat dimulai kerja sama konsorsium Indonesia dan Tiongkok. Alhamdulillah kami sudah menyelesaikan sebagian perizinan dan penetapan badan usaha Amdal semua sedang diselesaikan perizinannya," kata Direktur Utama PT KCIC Hanggoro Budi di kantor Wika, Jakarta, Selasa (4/4).

Dia menegaskan tandatangan kontrak ini merupakan tindak lanjut dari proyek prestisius dengan nilai kontrak dari Engineering, Procurement and Construction yang ditandatangani mencapai USD 4,7 miliar.

"Khusus untuk desain dibantu tim menyelesaikan desain kereta cepat sehingga penyelesaian sesuai rencana kontrak ditandatangani hari ini," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki mengatakan progres kereta cepat Jakarta-Bandung merupakan terobosan di bidang transportasi Indonesia. "Pak Presiden memutuskan membangun Kereta Cepat Jakarta-Bandung ini satu terobosan dimulainya modernisasi perkeretaapian. Karena penandatangan ini bisa menjadi poin untuk memulai pembangunan kereta cepan dan bisa meyakinkan kita membangun sesuai jadwal," kata Teten.

(mdk/sau)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP