Pembangunan jalan tol Bawen-Jogjakarta bakal dikebut di 2018
Merdeka.com - Pemerintah bakal mempercepat pembangunan proyek jalan tol ruas Bawen-Jogjakarta. Proyek yang ditargetkan konstruksi pada 2019 mendatang, akan dipercepat menjadi 2018.
Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry TZ mengatakan, pihaknya berharap pada 2017, seluruh dokumen-dokumen perihal proyek tersebut sudah diserahkan. Hal ini dilakukan agar nantinya pada Desember 2017 proyek tersebut sudah bisa dilelang.
"Itu salah satu yang mau kita percepat. Kan katanya 2019, ya paling enggak kita doronglah untuk bisa lebih cepat. Harusnya 2017 kita dorong updating document. Sehingga kalau bisa akhir 2017 kita lelang lah. Kalau 2017 lelang, ya 2018 harusnya bisa jalan," ujar Herry di Hotel ShangRi La, Jakarta, Selasa (8/11).
Herry mengakui saat ini memang dalam proyek tersebut masih terkendala lahan. Meski demikian, pihaknya akan tetap melakukan lelang terlebih dahulu sambil menunggu penyelesaian lahan, sehingga proyek tersebut tidak mangkrak.
"Tapi tanah kan kita belum punya. Jadi kayak model Serang-Panimbang jadinya. Sambil nyari Badan usaha sambil urus lahan," tutur dia.
Proyek dengan panjang 71,5 kilometer (KM) ini rencananya membutuhkan investasi sebesar Rp 10,7 triliun. Nilai tersebut hampir setara dengan proyek Serang-Panimbang yang juga membutuhkan nilai investasi Rp 10,8 triliun.
"Kalau pasaran kan investasi Rp 100 miliar per satu km konstruksi. Kalau investasi kan sekitar 1,5 kalinya. Kalau 71,5 x 100 = Rp 7,15 triliun dikali 1,5. Nilai investasi sekitar Rp 10,7 triliun," pungkasnya.
(mdk/sau)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya