Pembangunan IKN Nusantara Dikebut, 40 Proyek Senilai Rp25 Triliun Sudah Teken Kontrak
Merdeka.com - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono melaporkan update proyek ibu kota negara atau IKN Nusantara di Kalimantan Timur. Untuk fase pembangunan tahap I di 2022-2024, total ada 40 proyek senilai Rp25,98 triliun yang sudah teken kontrak hingga Desember 2022.
"Hingga minggu ketiga Desember telah terkontrak 24 kegiatan sebesar Rp15,8 triliun. Dan, pada akhir Desember terkontrak 16 kegiatan sebesar Rp8,89 triliun," terang Menteri Basuki dalam rapat kerja bersama Komisi V DPR RI, Selasa (17/1).
Namun begitu, ada beberapa kontrak proyek yang gagal lelang pada tahun lalu. Sehingga harus dilakukan pelelangan ulang pada 2023 ini. Kendati begitu, dia belum menjabarkan lebih detil mengapa kontrak tersebut gagal tembus.
"Beberapa lainnya gagal lelang sehingga harus melakukan pelelangan ulang pada 2023 ini," imbuhnya.
Sebelumnya, Ketua Satgas Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN Danis Hidayat Sumadilaga menyampaikan, progres infrastruktur dasar di IKN Nusantara mencapai 12-15 persen.
Itu didapat berkat adanya penandatanganan 29 kontrak yang sudah dieksekusi, dari total 34 kontrak yang jadi target pemerintah pada tahun lalu.
Pengerjaan 19 kontrak infrastruktur dasar di antaranya sudah berjalan, semisal untuk pembangunan Bendungan Sepaku Semoi, Intake Sepaku (keduanya untuk suplai air baku), hingga Istana Kepresidenan.
"Baru-baru ini ada tambah 11 (kontrak) lagi. Misal Kantor Kemenko, penanganan Bendungan Sepaku (Semoi), jaringan pipa air minum, ada lah daftarnya," paparnya dalam acara media touring di IKN Nusantara beberapa waktu lalu.
Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana
Sumber: Liputan6.com
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya