Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pemangkasan produksi diperpanjang, harga minyak terus menanjak

Pemangkasan produksi diperpanjang, harga minyak terus menanjak Ekplorasi Minyak. shutterstock

Merdeka.com - Harga minyak dunia naik untuk keempat berturut-turut pada Senin (Selasa pagi WIB). Penyebabnya, Arab Saudi dan Rusia mengatakan kesepakatan pemotongan produksi minyak mentah perlu diperluas hingga 2018.

Dikutip Antara, Selasa (16/5), patokan AS, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juni, melonjak USD 1,01 menjadi USD 48,85 per barel di New York Mercantile Exchange.

Sementara itu, patokan Eropa, minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Juli, bertambah USD 0,98 menjadi ditutup pada USD 51,82 per barel di London ICE Futures Exchange.

Harga minyak menguat pada Senin (15/5), setelah menteri energi Arab Saudi dan Rusia mengatakan bahwa pemotongan produksi minyak mentah yang dipimpin OPEC akan diperpanjang dari pertengahan tahun ini sampai Maret 2018.

Menteri energi Arab Saudi dan Rusia mengatakan bahwa pemotongan pasokan harus diperpanjang selama sembilan bulan, sampai Maret 2018, yang lebih lama dari perpanjangan opsional enam bulan yang ditentukan dalam kesepakatan tersebut.

Para menteri juga mengatakan bahwa mereka berharap produsen-produsen lainnya akan mengikuti pemotongan pasokan. Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) akan menggelar pertemuan reguler mereka di Wina pada 25 Mei mendatang.

(mdk/sau)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP