Pelindo III siapkan Rp 20 triliun untuk kembangkan 25 pelabuhan
Merdeka.com - PT Pelindo III (Persero) berkomitmen membangun konektivitas pelabuhan. Direktur Utama Pelindo III, Djarwo Surjanto mengatakan, pihaknya telah mengalokasikan dana sekitar Rp 20 triliun untuk jangka waktu 5 tahun mengembangkan pelabuhan penumpang dan barang di 25 lokasi di tanah air.
Dana tersebut bersumber dari kas perusahaan sebesar Rp 5 triliun dan pinjaman sebesar Rp 15 triliun.
"Kurang lebih 60-70 persen (pinjaman). Tadi kan perlu Rp 20 triliun, yang 5 (triliun) dari dalam yang 15 (triliun) dari luar," kata Djarwo di Hotel Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Kamis (10/12).
Djarwo menyebut, beberapa lokasi yang akan dikembangkan yakni Teluk Lamong di Surabaya hingga pelabuhan-pelabuhan kecil di Indonesia yang masuk dalam lingkup kerja Pelindo III. Djarwo berjanji bakal mempercepat pengembangan pelabuhan tersebut agar distribusi penumpang dan barang semakin lancar.
"Ada 9 pelabuhan, Kalabahi (Alor, NTT), Waingapu (Sumba Timur), Bima (NTB), Kupang (NTT) dan pelabuhan strategis. Dumai (Riau). Jadi pelabuhan-pelabuhan yang kita perbaiki konektivitinya, harapannya kegiatan ekonomi bisa lebih tumbuh," ujar Djarwo.
Perusahaan pelat merah ini juga meminta Penyertaan Modal Negara (PMN) untuk membiayai proyek infrastruktur dasar terutama bagi pengembangan dan pembangunan pelabuhan kecil yang tidak bankable.
"Pelabuhan kecil seperti di Kalabahi di Alor, Waingapu di Bima. Ini perusahaan nggak bankable. Enggak bisa pinjam ke bank. Saya Kumpulkan uang dari kegiatan bisnis. Tapi apa kita sampai hati tunggu maka kita akan ajukan PMN untuk bantu Pelindo," tuturnya. (mdk/idr)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya