Pelindo I bangun cold storage Rp 50 M di Pelabuhan Belawan
Merdeka.com - Direktur Utama Pelindo I, Bambang Eka Cahyana, menyebut jika pihaknya tahun ini tengah fokus dalam mendorong efektivitas logistik di sektor pangan. Salah satu upaya yang coba dilakukan oleh Pelindo I adalah dengan mendirikan Cold Storage dengan nilai investasi Rp 50 miliar di Pelabuhan Belawan, Sumatera Utara.
"Jadi ekspor ke Malaysia sama Singapura bisa langsung lewat Brastagi. Jangka menengah kita selesaikan pelabuhan Kuala Tanjung tahap dua, kita bangun cluster khusus food processing," ujarnya di acara Forum BUMN di The Darmawangsa, Jakarta, Kamis (3/11).
Tidak hanya efektif, lanjut Bambang, keberadaan cold storage di Pelabuhan Belawan juga mampu menekan biaya logistik hingga 70 persen. Sebab, selama ini distribusi pangan ke luar negeri kerap melalui jalur darat sehingga biayanya cukup mahal.
"Kami mulai 5 agustus pasang alat investasinya Rp 50 miliar. Pas dulu lewat darat biaya pengiriman Rp 17,5 juta per kontainer, lewat laut jadi Rp 7,5 juta per kontainer," tuturnya.
Meski demikian, guna mengoptimalkan pemanfaatan logistik melalui tol laut dinilai perlu integrasi yang baik dengan distribusi di darat. Maka dari itu, dirinya menilai perlu dibentuk subholding bidang pelayaran di bawah sektor pangan.
"Jadi memang perlu banget itu subholding pelayaran di bawah holding pangan. Ini menyatukan banyak, jadi orang cukup lewat Pelni, distribusi ke ASDP, pergudangan di PGR. Jadi subholding pelayaran itu penting, transporter dan logistik bersinergi," tandasnya.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya