Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pelemahan nilai tukar USD turut buat harga minyak dunia kembali naik

Pelemahan nilai tukar USD turut buat harga minyak dunia kembali naik Ilustrasi Migas. shutterstock.com

Merdeka.com - Harga minyak dunia bergerak menguat pada perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB). Kenaikan harga terjadi dipicu data resmi yang menunjukkan kenaikan persediaan minyak mentah AS lebih kecil dari perkiraan.

Persediaan minyak mentah AS naik 1,8 juta barel menjadi 422,1 juta minggu lalu, kenaikan mingguan ketiga berturut-turut setelah 11 minggu berturut-turut menurun, kata Badan Informasi Energi AS (EIA) dalam laporan mingguannya pada Rabu (14/2). Sementara itu, para analis memperkirakan untuk kenaikan 2,8 juta barel.

Namun demikian, persediaan bensin naik 3,6 juta barel, lebih besar dari yang diperkirakan, kata EIA seperti ditulis Antara.

Selain itu, pelemahan nilai tukar USD juga membuat komoditas yang dihargakan dalam USD lebih menarik bagi pemegang mata uang lainnya. Indeks USD turun untuk hari ketiga berturut-turut pada Rabu (14/2), karena para investor mencerna sejumlah data ekonomi.

Indeks USD yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,65 persen menjadi 89,124 pada pukul 15.00 waktu setempat (20.00 GMT).

Patokan AS, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Maret naik USD 1,41 menjadi menetap di USD 60,60 per barel di New York Mercantile Exchange.

Sementara itu, patokan global, minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman April naik USD 1,64 menjadi ditutup pada USD 64,36 per barel di London ICE Futures Exchange.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP