Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pekerja Migran yang Pulang ke RI Wajib Melalui Protokol Kesehatan Ketat

Pekerja Migran yang Pulang ke RI Wajib Melalui Protokol Kesehatan Ketat antisipasi virus corona. ©2020 Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) menerapkan sejumlah rangkaian protokol kesehatan ketat terhadap para pekerja migran Indonesia (PMI) yang berasal dari negara terdampak wabah virus covid-19. Hal ini bertujuan melindungi kesehatan para PMI dan juga kesehatan masyarakat di Tanah Air.

"Sesuai dengan arahan Presiden mengenai penanganan arus masuk WNI, bahwa PMI yang kembali dari luar negeri harus melalui protokol kesehatan yang ketat baik di airport, pelabuhan, maupun pos lintas batas," kata Plt Kepala BP2MI, Tatang Budie Utama Razakdi melalui keterangan tertulis pada Kamis (2/4).

Menurut Tatang, pihaknya akan tetap memberlakukan protokol kesehatan terkait kepulangan PMI selama pandemi virus covid-19 berlangsung, dengan melakukan koordinasi bersama Kementerian/Lembaga, Pemda, dan pihak terkait sebelum PMI tiba di Indonesia. Antara lain melakukan pemeriksaan dan pendataan PMI di debarkasi serta penanganan bagi jenazah non-suspect Covid-19, serta updating penanganan di Sistim Komputerisasi Tenaga Kerja Luar Negeri (SISKOTKLN).

Pastikan Proses Pengantaran Pekerja Migran

pengantaran pekerja migran rev1Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Tatang mengklaim bahwa BP2MI turut memastikan proses pengantaran PMI ke daerah asal dengan melakukan koordinasi dan pemantauan kondisi PMI selama perjalanan sampai setibanya di daerah asal PMI. Untuk itu para PMI, diharapkan bersikap kooperatif dengan melaporkan kepada perangkat atau Dinas setempat serta melakukan karantina mandiri selama 14 hari sesuai prosedur yang berlaku.

Sebagai plt Kepala BP2MI, dia juga menambahkan arus kepulangan pekerja migran dari beberapa negara penempatan terutama dari Malaysia, perlu dicermati karena ini menyangkut jumlah PMI yang akan pulang. Saat ini, BP2MI terus memberikan pelayanan berdasarkan pada protokol pelayanan kepulangan PMI dan memantau PMI, baik dari Malaysia melalui wilayah perbatasan di Batam, Tanjung Pinang, maupun Nunukan.

"Tidak hanya PMI dari Malaysia, PMI yang pulang dari negara-negara lainpun tetap BP2MI layani," tandasnya.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP