Pegawai Merpati minta manajemen bayar gaji 3 bulan
Merdeka.com - Krisis keuangan dan lilitan utang dalam tubuh PT. Merpati Nusantara Airlines (MNA) berimbas panjang. Sejak 26 Desember 2013, perusahaan tak bisa memenuhi kewajibannya membayar upah pegawainya.
Forum Pegawai Merpati (FPM) meminta Dirjen Bidang Perselisihan Pembinaan Hubungan Industrial Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi menjadi mediator antara pegawai dan manajemen terkait hak karyawan yang belum diterima.
"Kita diundang oleh Direktur bidang PHI dalam surat ditulis mengundang manajemen Merpati dan FPM sehubungan dengan surat pengaduan kita," ujar Ketua Umum FPM, Sudiyarto di Kementerian Tenaga kerja dan transmigrasi (Kemenakertrans), Jakarta, Kamis (20/2).
Pegawai berharap pihak manajemen punya etika baik menyelesaikan masalah ini. "Kalau enggak datang berarti enggak beretika. Berarti mengabaikan nasib Merpati," ucapnya.
Pertemuan yang seharusnya dihadiri direktur utama PT. MNA Asep Ekanugraha akhirnya diwakilkan Kepala HRD, Sukendi dan Manager HRD Temmy Jumarsa. "Pak Asep sudah tahu tapi memang kita yang diperintahkan," ujar Sukendi. (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya