Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pedagang sayur minta pengganti Gita bisa stabilkan harga

Pedagang sayur minta pengganti Gita bisa stabilkan harga Pasar Tradisional. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Gita Wirjawan baru saja secara resmi mengumumkan tak lagi menjabat sebagai Menteri Perdagangan. Pengunduran diri hanya delapan bulan sebelum akhir masa bakti kabinet ini mendapat tanggapan dari para pedagang.

Pedagang cabe dan sayuran di Pasar Baru Bekasi Asmuki menilai sepanjang periode kepemimpinan Gita di Kementerian Perdagangan, dirinya mengalami fluktuasi harga cabai dan bawang yang sangat tinggi.

"Naik turunnya itu cepet. Kemarin-kemarin naik turun naik turun harga cabe," kata Asmuki di Pasar Baru Bekasi, Jumat (31/1).

Senada dengan Asmuki, pedagang cabai lain di Pasar Baru Bekasi, Anton juga mengaku mengalami fluktuasi harga yang sangat tinggi. Anton mengatakan, dalam kondisi cuaca dengan intensitas hujan tinggi, pasokan cabai lokal menipis. Tipisnya pasokan cabai lokal ini biasanya diisi dengan cabai impor.

Namun, Anton mengaku lebih menyukai menjual cabai lokal meski cabai impor berpenampilan lebih menarik ketimbang cabai lokal.

"Cabe merah lokal sekarang Rp 27.000 sekilo. Cabe yang impor mahal. Bawang putih enggak ada yang lokal. Pengennya pakai yang lokal. Dulu pernah ada yang lokal. Lebih bagus yang lokal. Ya mending nguntungin petani sendiri lah," ungkap Anton.

Baik Asmuki maupun Anton berharap, Menteri Perdagangan mendatang mampu menjaga stabilitas harga, dengan tetap mendahulukan petani lokal. "Pengennya Menteri nanti, harga bisa stabil. Kasihan sama petani kita, ini cabe-cabe kan dia tanam modalnya mahal, pupuk lah. Kasian," tutup Asmuki. (mdk/ard)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP