Pedagang rela begadang pantau puluhan hewan kurban
Merdeka.com - Idul Adha makin dekat. Berbagai persiapan mulai dilakukan untuk menyambut hari raya tersebut. Salah satunya adalah mulai banyaknya tempat penjualan hewan kurban.
"Memang banyak sekali (tempat penjualan hewan kurban). Kemarin saja saya nganter hewan ke Pamulang, itu saya ketemu bisa puluhan itu (tempat penjualan hewan kurban)," ungkap Risno, pedagang hewan kurban, kepada merdeka.com, di Bintaro, Tangerang Selatan, Banten, Sabtu (26/8).
Risno pun mengaku harus meninggalkan rumah berminggu-minggu untuk menjual hewan kurban. Pantauan merdeka.com, ia dan beberapa teman sesama penjual hewan kurban mendirikan tenda darurat sebagai tempat istirahat.
"Iya. Kita tinggal sementara disini. Makan tidur semua disini jagain hewan. Ada bekal. Semua kita bawa dari rumah. Kalau mulai kurang, nanti ditambah," jelas dia.
Dia menjelaskan hal itu perlu dilakukan agar mereka dapat memantau hewan-hewan yang dijual, baik kesehatan maupun asuhan pakan yang cukup agar jangan hewan yang dijual benar-benar bermutu.
"Begadang ya, kadang sampai jam 3 (dini hari). Kalau siang hari musuh kita itu kan lalat. Kalau malam ya nyamuk," kata Risno.
"Enggak apalah. Kan sekali setahun. Hitung-hitung amal," pungkasnya.
(mdk/sau)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya