Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pedagang: Penaikan harga beras tertinggi dalam lima tahun terakhir

Pedagang: Penaikan harga beras tertinggi dalam lima tahun terakhir stok beras. Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Penjualan beras di Pasar Induk Cipinang Jakarta merosot hingga 75 persen. Ini akibat dari penaikan harga beras rata-rata mencapai Rp 500 per kilogram.

Para pedagang menilai penaikan harga beras terjadi akibat pasokan beras dari daerah berkurang. Di sisi lain, pasokan beras dari Depot Logistik (Dolog) belum juga muncul.

"Kenaikan harga beras tahun ini tertinggi selama lima tahun terakhir. Naik sudah mencapai Rp 2.200 menjadi Rp 10.200 per kilogram dari biasanya Rp 8.200 per kilo. Kenaikan ini untuk semua jenis beras," ujar Ayong, salah satu pedagang di Pasar Induk Cipinang Jakarta, kepada merdeka.com, Selasa (24/2).

Seretnya pasokan beras dari daerah membuat Ayong hanya bisa membeli 10 juta ton beras per hari. Turun dari pembelian biasanya mencapai 30 juta ton per hari.

"Sudah dua minggu naiknya Rp 2 ribu per kilogram, itu bertahap kenaikannya. Sekarang naiknya Rp 400-Rp 500 per kilo, sudah dua hari," jelas dia.

Beras dari Dolog diharapkan bisa menstabilkan harga belum terlihat di Pasar Induk Cipinang. Malah harga beras Dolog masih tersedia yang seharusnya di bawah Rp 4 ribu per kilogram, kini telah mencapai Rp 4.600 per kilogram.

"Para pembeli justru pada kecewa dikira saya menaikkan sendiri. Yang ada kami pukul rata semua kenaikan harga beras, karena susah jual beras," ungkapnya.

(mdk/yud)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP