Pedagang: Harga cabai naik tapi sayuran aman terkendali
Merdeka.com - Sekertaris Jenderal Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI), Ngadiran, mengatakan kenaikan harga cabai akan bertahan selama 10 hari kedepan. Hal ini tidak terlepas dari kurangnya pasokan cabai yang ada di petani.
"Iya pasokannya kurang. Kebutuhan stabil tapi pasokan kurang sudah biasa itu. Ini juga ada kesulitan pengiriman dan kenaikan harga cabai ini masih selama 1 minggu sampai 10 hari kemungkinan akan bertahan," ujar Ngadiran saat dihubungi merdeka.com di Jakarta, Jumat (1/1).
Ngadiran menegaskan kemarau panjang yang sempat terjadi di Indonesia membuat stok cabai menjadi berkurang. Selain itu, dia menjamin harga sayur mayur tidak akan mengalami kenaikan karena ketersediaan stok yang melimpah.
"Tidaklah, karena sayur mayur ini pasokannya ada banyak di beberapa daerah. Kalau cabai kan hanya di beberapa daerah tertentu saja yang menanam. Aman dan harganya bagus," jelas dia.
Sebelumnya, awal tahun ini jadi kado buruk untuk masyarakat yang suka makan cabai. Harga cabai mengalami kenaikan pada awal tahun ini.
Salah satu pedagang eceran cabai, Asmoing, mengatakan harga cabai sejak hari ini mengalami kenaikan. Dia mengaku kenaikan harga tersebut karena mengikuti harga dari pasar induk.
"Cabai naik mas, kemarin pas hari kamis harganya Rp 40.000 per kg sekarang jadi Rp 50.000 per kg. Kalau disini naik, diinduk sudah pasti naik," pungkasnya.
(mdk/sau)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya