Pedagang Eceran Diminta Isi Pakta Integritas Jual Minyak Goreng Sesuai HET
Merdeka.com - Dalam rangka menjaga stabilitas harga bahan pokok, pemerintah menggelar sejumlah operasi pasar dan pasar murah di berbagai kota di Indonesia. Salah satunya di Pasar Bawah, Kota Pekanbaru yang merupakan pasar tradisional paling tua yang ada di Pekanbaru.
Operasi pasar ini juga dilakukan untuk memantau pengaturan HET minyak goreng sawit yang berlaku sejak 1 Februari 2022. Antara lain HET minyak goreng curah sebesar Rp 11.500 per liter, minyak goreng kemasan sederhana sebesar Rp 13.500 per liter, dan minyak goreng kemasan premium sebesar Rp 14.000 per liter.
"Kami harapkan stok tetap terjaga di pasar ini dan harga minyak goreng juga harus di Rp 28.000 per 2 liter, sehingga dapat memenuhi kebutuhan masyarakat. Stok beras, gula, dan tepung, juga terlihat cukup terpenuhi di sini," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat mengunjungi Pasar Bawah di Pekanbaru, Riau, Kamis (24/2).
Dalam operasi pasar murah tersebut PT Rajawali Nusantara Indonesia menyediakan 32 tangki minyak goreng murah. Masing-masing tangki berisi 18.000 kg dan 22.000 kg, dan dijual dengan harga Rp 10.500 per liter.
Mayoritas pembeli minyak goreng curah merupakan pedagang eceran. Sehingga untuk mendapatkan harga minyak goreng sesuai HET, mereka diharuskan mengisi form Pakta Integritas yang menyatakan mendukung program minyak goreng HET dari Pemerintah.
Dalam surat tersebut mereka menandatangani kesediaan menjual minyak goreng tersebut sesuai HET dan tidak akan menimbun minyak goreng curah, minyak goreng kemasan sederhana maupun premium.
"Dalam pasar murah, minyak goreng dijual di bawah HET. Di sini juga disediakan tangki untuk memenuhi kebutuhan minyak goreng curah. Hal ini akan membantu para pedagang eceran dan juga pelaku industri rumahan untuk mendapatkan minyak goreng," kata Airlangga.
Selain minyak goreng, Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Pemerintah Provinsi Riau bekerja sama dengan 4 distributor lokal telah menyediakan sebanyak 3.000 liter minyak goreng. Minyak goreng dijual kepada masyarakat dengan harga Rp 24.000 per 2 liter.
Selain itu, Perum Bulog menyediakan beras sebanyak 7.500 kg dengan harga Rp 44.500 per 5 kg. Sedangkan gula pasir disediakan Star Budi Rose Brand sebanyak 2.000 kg dengan harga Rp 9.500 per kg.
(mdk/azz)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya