Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pedagang curhat gejolak harga cabe dan bawang gara-gara banjir

Pedagang curhat gejolak harga cabe dan bawang gara-gara banjir Harga sayur naik. ©2013 Merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Pedagang sayuran di Pasar Baru Bekasi, Asmuki mengakui kondisi cuaca dan intensitas hujan yang tinggi hingga menyebabkan banjir, berpengaruh terhadap harga beberapa bahan pangan di pasar dalam negeri.

Asmuki mencontohkan, harga cabe dan bawang merah mulai fluktuatif. "Kemarin selama enam hari itu harga cabe rawit merah sampai Rp 60.000 per kilo. Sekarang rawit merah Rp 30.000, cabe merah itu Rp 25.000. Bawang merah sekarang Rp 10.000 sekilo. 10 hari lalu Rp 40.000," kata Asmuki di Pasar Baru Bekasi, Jumat (31/1).

Tingginya harga cabe dan bawang putih, kata Asmuki, disebabkan pasokan yang terhambat akibat kondisi cuaca dan banjir. "Karena pasokan tidak ada. Pasokan telat datang. Kehalang banjir katanya," ucap Asmuki.

Asmuki dan pedagang lain kesulitan menetapkan harga cabe dan bawang merah lantaran pasokan yang tidak rutin. Untuk sayuran harga relatif masih stabil.

"Yang masih tetap malah sayuran, masih sama. Kalau sekarang banjir biasanya pohon cabe-nya gak kuat, bawang juga. Pasokan kurang," tutup Asmuki. (mdk/noe)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP