Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pasca Lebaran, harga telur dan cabai rawit merangkak naik

Pasca Lebaran, harga telur dan cabai rawit merangkak naik Harga cabai naik. ©2014 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Harga bahan pokok yang dikabarkan stabil sejak Ramadan hingga Lebaran 2017, kini mengalami kenaikan.

Di Pasar Tradisional Sidodadio, Kleco, Kota Solo, Jawa Tengah misalnya, harga telur dan cabai rawit merah mengalami kenaikan rata-rata Rp 2.000 per kilogram selama dua hari terakhir.

Harga telur di tingkat pedagang ditawarkan Rp 20.000 per kilogram (kg) yang sebelumnya hanya Rp 18.000 per kg. Sedangkan cabai rawit merah naik dari Rp 30.000 per kg menjadi Rp 32.000 per kg. Akan tetapi harga daging ayam turun dari Rp 32.000 per kg menjadi Rp 30.000 per kg.

Menurut Sidiq, salah satu pedagang sembako di pasar Sidodadi, Kleco, Kota Solo, naiknya harga telur ayam dikarenakan dampak dari harga pakan ternak yang mahal.

"Harga telur sebenarnya sejak Lebaran bertahan di angka Rp 18.000 per kg, tetapi pascalebaran justru naik. Ada kemungkinan naiknya harga dampak dari harga pakan ternak mahal, sehingga telur menjadi naik," kata Sidiq.

Pedagang lainnya di Pasar Sidodadi, Sugiyem mengatakan, naiknya harga cabai rawit merah sudah dimulai dari tingkat pemasok, sedangkan stok masih mencukupi untuk konsumen. Kenaikan harga cabai rawit merah tidak diikuti jenis lainnya.

Harga cabai rawit hijau bertahan Rp 20.000 per kg, cabai merah besar Rp 15.000 per kg, bawang putih jenis kating Rp 50.000 per kg, jenis sinco Rp 25.000 hingga Rp 27.000 per kg, bawang merah Rp 30.000 per kg, kentang Rp 18.000 per kg, dan wortel Rp 12.000 per kg.

Kenaikan harga tidak terjadi pada beberapa barang kebutuhan pokok lainnya, seperti gula pasir, minyak goreng curah, masing-masing tetap bertahan di Rp1 2.500 per kg, sedangkan beras antara Rp 10.000 hingga Rp 11.000 per kg.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Surakarta Subagyo mengatakan, pihaknya selalu memantau perkembangan harga barang-barang kebutuhan di sejumlah pasar tradisional. Namun, menurutnya kondisi harga dan stok masih wajar tidak ada gejolak, dan diharapkan akan normal kembali.

"Harga barang pada Lebaran yang mengalami kenaikan kini sudah berngsur-angsur turun mendekat normal," ujarnya.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP