Pasca gempa Palu, Pertamina mulai data SPBU yang bisa beroperasi
Merdeka.com - PT Pertamina (Persero) menyatakan, kondisi stok Bahan Bakar Minyak (BBM) masih dalam kondisi aman. Saat ini sedang dilakukan pendataan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang masih bisa beroperasi pasca gempa bermagnitudo 7,4 di Donggala, Sulawesi Tengah.
Unit Manager Communication & CSR MOR VII, Roby Hervindo mengatakan, SPBU yang tidak mengalami kerusaan berat dan memungkinkan beroperasi, akan dijadikan pusat penyaluran BBM di wilayah Sulawesi Tengah.
"Untuk pelayanan masyarakat melalui SPBU saat ini masih didata berapa yang masih bisa beroperasi. Nantinya penyaluran akan dipusatkan di SPBU-SPBU tersebut," kata Roby, saat berbincang dengan liputan6.com, di Jakarta, Sabtu (29/9).
Menurut Roby, saat ini kondisi stok BBM dan Liqufiede Petroleum Gas (LPG) masih dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah tersebut.
"Secara umum stok BBM dan LPG masih dalam kondisi aman," ujar Roby.
Dia mengakui, gempa yang diikuti tsunami dan beberapa gempa susulan, turut berdampak pada operasi Pertamina MOR VII Sulawesi di wilayah Palu dan sekitarnya.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun hingga saat ini, diketahui bahwa Terminal BBM Donggala mengalami kerusakan akibat gempa dan tsunami.
Sumber : Liputan6Reporter : Pebrianto Eko Wicaksono
(mdk/azz)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya