Pasar Optimis Pemerintah Bisa Cegah Omicron, Rupiah Langsung Menguat ke Rp14.303/USD
Merdeka.com - Nilai tukar Rupiah ditutup menguat di level Rp14.303 dari penutupan sebelumnya di level Rp14.401 per USD. Sedangkan untuk perdagangan besok, mata uang Rupiah kemungkinan dibuka berfluktuatif namun ditutup menguat di rentang Rp14.280 hingga Rp14.350 per USD.
Direktur PT TRFX Garuda Berjangka, Ibrahim mengatakan, pasar optimistis bahwa Pemerintah bisa mencegah varian baru Omicron menyebar di Indonesia. Apalagi pemerintah memperbolehkan masyarakat bepergian keluar kota dengan sejumlah protokol kesehatan serta pengetatan penjagaan.
"Harus di ingat bahwa, libur Natal dan Tahun baru 2022 merupakan tradisi masyarakat yang tidak bisa dihindari, walaupun Omicron merupakan varian dengan mutasi 70 kali penyebaran varian Delta," kata Ibrahim dalam riset harian, Jakarta, Selasa (21/12).
Guna mengantisipasi penyebaran Covid varian Omicron, Pemerintah harus turun langsung ke lapangan untuk memberikan informasi tentang bahaya Omicron yang saat ini sudah menyebar di belahan dunia termasuk di Eropa maupun Amerika Serikat.
"Bahkan negara-negara di Eropa sudah melakukan penguncian ketat atau lockdown sedangkan Amerika Serikat sedang dalam proses penguncian locdown," katanya.
Sebagi informasi, Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Kesehatan (Balitbangkes Kemenkes) mencatat sebaran kasus mutasi variant of Concern Covid-19 di Indonesia. Setidaknya sudah ada empat VoC yang tersebar di Indonesia, yakni Alpha B117, Delta B.1617.2, Beta B.135.1, dan Omicron B.1.1529.
Per Selasa (21/12), Balitbangkes mencatat penambahan varian Delta terbanyak di Indonesia saat ini masih di DKI Jakarta dengan total 1.690 kasus, disusul Jawa Barat dengan 999 kasus. Ribuan temuan varian itu teridentifikasi di Indonesia berdasarkan metode pemeriksaan Whole Genome Sequencing (WGS) terhadap total 10.358 spesimen yang diperiksa.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya