Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pasar masih berharap kemunculan iPhone 5

Pasar masih berharap kemunculan iPhone 5 Apple. Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Persaingan ponsel cerdas akan semakin terbuka, setelah Samsung dan Android, mulai merajai pasar ponsel cerdas. Lewat produk teranyarnya Apple berniat untuk membalikkan keadaan dan kembali menjadi pemimpin pasar ponsel cerdas global.

Analis dari Research Manager, ICT Practice - Asia Pacific, Frost & Sullivan, Pranabesh Nath mengatakan penggemar produk Apple, merasa kecewa dengan peluncuran iPhone 4S di tengah harapan akan kehadiran iPhone 5. Namun hal ini tidak menghentikan demam iPhone 4S yang ditunjukkan dengan rekor penjualannya yang cukup tinggi.

"Kita perkirakan penjualan iPhone 5 akan mencapai 1,5 hingga 2 juta unit dalam 24 jam pertama, dibandingkan dengan penjualan 4S yang mencapai 1 juta dalam waktu yang sama," katanya.

Apple Inc meluncurkan iPhone pertamanya pada tahun 2007, dan berhasil mengubah wajah perangkat bergerak. Apple mampu menghambat pertumbuhan perusahaan-perusahaan raksasa seperti Nokia Corp dan Research in Motion.

iPhone terbaru diprediksi akan memiliki layar yang lebih besar, prosesor yang lebih cepat, kamera yang lebih baik, dock connector yang lebih kecil serta mendukung teknologi jarak dekat (NFC), yang diperkirakan juga akan dibenamkan di perangkat-perangkat berbasis iOS di masa mendatang, di samping fitur-fitur revolusioner lainnya.

Selain itu, layanan tambahan (add-ons) untuk ekosistem Apple dengan nilai tambah yang terbilang unik seperti peluncuran Siri yang telah dilakukan untuk iPhone 4S juga diprediksi akan kembali dilakukan Apple.

Dia menegaskan kompetitor seperti Microsoft, Nokia, Motorola telah berusaha menjadi pusat perhatian dengan meluncurkan produk baru sebelum peluncuran iPhone terbaru. Namun upaya tersebut diprediksi tidak akan efektif karena pasar secara demografis tengah menunggu kemunculan produk Apple terbaru.

"Ketika beberapa pihak ragu bahwa Apple telah menciptakan sesuatu, Apple telah membuktikan bahwa mereka telah mampu menciptakan sebuah pengalaman dari penggunaan perangkat bergerak keras dan lunak serta belajar dari kesalahan yang dilakukan oleh produsen lainnya, " ungkap Pranabesh dalam siaran pers yang diterima merdeka.com, Rabu (12/9).

Dia memprediksi saat ini pasar ponsel cerdas telah berubah dari pasar yang dikendalikan oleh perangkat menjadi pasar yang didorong oleh layanan dan aplikasi, di mana ponsel cerdas menjadi platform utama untuk menandai kepemilikan layanan atau aplikasi, termasuk fokus yang tidak kalah penting terhadap perangkat tablet PC.

"Vendor utama seperti Microsoft dan Google telah mempersiapkan diri untuk meraih dominasi melalui platform mereka yang didukung oleh kemitraan yang kokoh antara Microsoft dan Nokia, dan akuisisi Motorola oleh Google, serta peluncuran layanan yang mirip dan bersaing dalam hal konten, aplikasi dan layanan seperti musik, film, ebooks, dan lain-lain," katanya. (mdk/arr)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP