Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pasar bebas ASEAN buat pengangguran bertebaran tahun depan

Pasar bebas ASEAN buat pengangguran bertebaran tahun depan Kemiskinan kota meleset. ©2013 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Tahun depan, Indonesia akan dihadapkan dengan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) atau pasar bebas ASEAN. Industri dalam negeri dinilai masih belum bisa bersaing dengan produk dari negara ASEAN lainnya.

Guru Besar Fakultas Ekonomi Universitas Padjadjaran Ina Primiana mengatakan pemerintah hingga saat ini belum mempersiapkan industri unggulan yang akan bersaing dengan produk luar. Adanya MEA, akan membuat industri gulung tikar dan produsen berubah menjadi pedagang.

"Akibatnya kalau kita tidak siap seperti sekarang bisa PHK, industri terpuruk. Mereka lebih memilih menJadi pedagang saja, akan banyak PHK dan Indonesia terpuruk," ucap Ina yang merupakan anggota Centre Of Reform Economics (CORE) dalam diskusi di Jakarta, Selasa (28/1).

Menurut penilaian Ina, pemerintah belum membangun industri semenjak dari hulu. Walaupun ada industri dalam negeri tapi mayoritas masih menggunakan bahan baku impor. Konten lokal di suatu produk industri juga masih sangat kecil seperti otomotif dan elektronik serta yang lainnya.

"Artinya mau sektor mana yang mau dibangun dari awal kita siapkan. Ketika kita ingin membuat minuman kaleng harus disiapkan dari buahnya, kebunnya, produksinya. Artinya ketersediaan bahan baku, misalnya untuk alas kaki misalnya. Sekarang kan tidak karena tidak sinkronnya kebijakan," tegasnya.

Selain membuat PHK, pasar bebas ASEAN juga akan membuat defisit neraca perdagangan melebar. Pasalnya, ekspor Industri juga akan menurun karena tidak sanggup bersaing dengan produk lain.

"Ekspor non migas akan ada penurunan. Neraca transaksi berjalan jadi berat. Terburuk industri membuat transaksi ekspor menurun," tutupnya.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP