Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Panggil 700 karyawan, cuma 2 pekerja Freeport mau kembali kerja

Panggil 700 karyawan, cuma 2 pekerja Freeport mau kembali kerja PT Freeport. REUTERS/Muhammad Yamin

Merdeka.com - Sekitar 700 karyawan PT Freeport Indonesia yang melakukan mogok kerja di Timika, Papua menerima surat panggilan dari pihak manajemen perusahaan itu untuk kembali bekerja. Namun, hingga saat ini, baru dua orang yang menanggapi.

Sekretaris Pimpinan Unit Kerja Serikat Pekerja Kimia, Energi dan Pertambangan (PUK SP-KEP) SPSI PT Freeport Abraham Tandi Datu mengakui terdapat lebih dari 700 karyawan yang menerima surat panggilan pertama dan kedua dari manajemen perusahaan.

"Ada yang menerima surat panggilan pertama, ada juga yang menerima surat panggilan kedua. Teman-teman diminta untuk masuk kerja kembali," ujar Abraham seperti dikutip dari Antara, Jumat (5/5).

Meski dipanggil untuk masuk kerja kembali, para karyawan yang sedang mogok kerja di Timika tidak langsung begitu saja kembali ke tempat kerja mereka di Tembagapura.

Mereka harus mengikuti prosedur atau mekanisme yang ditetapkan pihak manajemen yaitu terlebih dahulu melapor diri ke tempat registrasi di Kuala Kencana.

Menyikapi surat panggilan pihak manajemen perusahaan itu, sebagian besar karyawan PT Freeport yang sedang mogok kerja di Timika terkesan tidak memberi tanggapan.

"Hanya ada dua orang yang memutuskan untuk melapor diri di tempat registrasi di Kuala Kencana pada Rabu (3/5)," jelas Abraham.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP