Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Panen bagus, tembakau sumbang devisa Rp 150 triliun

Panen bagus, tembakau sumbang devisa Rp 150 triliun Diskusi Asosiasi Petani Tembakau Indonesia. ©2017 Merdeka.com/dian ade permana

Merdeka.com - Hasil panen tembakau tahun ini diperkirakan meningkat karena cuaca cenderung kering. Selain itu, kualitasnya juga bagus sehingga sangat layak dijual ke pasaran.

Ketua Umum Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI), Suseno mengatakan, dari luasan lahan sebesar 210.000 hektare di Indonesia, sebanyak 80 persen di antaranya ditanami tembakau.

"Tahun ini kami optimistis, panen akan berhasil karena cuaca cukup baik dibandingkan dengan tahun lalu yang sebagian besar wilayah Indonesia dilanda hujan dalam setahun sehingga kualitas tembakau kurang baik untuk dijual dan petani banyak yang merugi," ujarnya dalam diskusi Dampak Ekonomi Tembakau di Seven Bistro, Rabu (8/11).

Suseno menambahkan, kebutuhan tembakau di Indonesia cukup tinggi. "Namun petani baru bisa mencukupi 60 persen kebutuhan dari total kebutuhan sekitar 340.000 ton, sehingga sisanya masih mengimpor," terangnya.

Disinggung mengenai produksi rokok, Suseno menyampaikan cukup tinggi. Dalam setahun, setidaknya produksi mencapai 340 miliar batang rokok. "Ada 340 miliar batang rokok yang di pasarkan tahun lalu namun di tahun ini jumlah itu menurun sekitar 6 miliar batang sehingga di tahun ini hanya tinggal 334 miliar batang saja" ujarnya.

Suseno menegaskan bahwa karena produktivitasnya tersebut, industri rokok menyumbang devisa cukup besar terutama dari cukai. "Total tembakau menyumbang devisa mencapai Rp 150 triliun, ini tentunya cukup besar untuk pemasukan negara melalui sektor cukai," tuturnya.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP