Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pameran Cosmobeaute diharapkan mampu tingkatkan industri kosmetik dalam negeri

Pameran Cosmobeaute diharapkan mampu tingkatkan industri kosmetik dalam negeri Ilustrasi make up. ©2014 Merdeka.com/shutterstock.com/Africa Studio

Merdeka.com - Pameran kecantikan terbesar di Indonesia, Cosmobeaute kembali digelar pada 12-14 Oktober 2017 di Jakarta Cenvention Center (JCC). Pada gelaran yang ke-12 ini, Cosmobeaute menyajikan sajian lebih menarik dengan menghadirkan inovasi kecantikan terbaru dari seluruh dunia.

Direktur Industri Kecil & Menengah Kimia, Sandang, Aneka & Kerajinan, Ratna Utarianingrum mengatakan Pameran Cosmobeaute Indonesia 2017 mempunyai arti penting dalam ajang promosi, dan penyebaran informasi atas berbagai produk kosmetik yang dihasilkan oleh industri dalam negeri.

"Keunikan yang secara turun temurun digunakan baik untuk kesehatan maupun kecantikan, dan spa sehingga pameran Cosmobeaute Indonesia 2017 diharapkan menjadi bisnis yang menjanjikan bagi industri dan jasa kecantikan," kata Ratna melalui keterangan resminya di Jakarta, Jumat (13/10).

Pameran tersebut dihadiri lebih dari 280 perusahaan dari 12 negara, yakni Indonesia, Amerika Serikat, China, Jerman, Italia, Korea, Malaysia, Singapura, Polandia, Taiwan, Thailand dan Hong Kong.

Selain menampilkan pameran produk dan jasa kecantikan berkelas internasional, acara ini juga menyelenggarakan beberapa program menarik seperti pemberian Beauty Icon Indonesia, lomba make up, hair show, workshop hingga seminar kecantikan.

Ratna menargetkan pengunjung Cosmobeaute Indonesia 2017 meningkat menjadi 15.000 pengunjung, dari jumlah pengunjung tahun lalu yg berjumlah 12.512 pengunjung.

Berdasarkan data BPS yang diolah Kementerian Perindustrian, nilai ekspor industri kosmetik, termasuk pasta gigi (KBLI 20232) pada tahun 2016 mencapai USD 359,1 juta, meningkat 9 persen dari tahun sebelumnya sebesar USD 328,7 juta.

Secara umum, pemerintah telah menargetkan investasi tahun 2017 sebesar Rp 670 triliun dan tahun 2018 sebesar Rp 840 triliun. Di mana pertumbuhan industri tahun 2017 ditargetkan sekitar 5,4 persen.

Pembangunan industri nasional difokuskan kepada 11 kelompok industri sesuai amanah PP No.14 Tahun 2015 tentang Rencana Induk Pembangunan Industri Nasional (RIPIN) tahun 2015-2035.

Di mana industri kosmetik menjadi salah satu industri andalan, yaitu industri prioritas yang berperan besar sebagai penggerak utama perekonomian nasional.

(mdk/azz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP