PAL belum terima permintaan pengadaan 1.068 kapal dari KKP
Merdeka.com - Direktur Utama PT PAL Indonesia (Persero), Budiman Saleh mengungkapkan PT PAL belum menerima konfirmasi dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terkait rencana pengadaan 1.068 kapal gratis untuk nelayan. Saat ini, PT PAL tengah menunggu laporan dari KKP untuk program pengadaan kapal gratis tersebut.
"Kita menunggu dari mereka (KKP) kapan mereka akan mulai launch (meluncurkan) proses pengadaan kapal," kata Budiman, di Gedung Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Jakarta, Kamis (13/7).
Selain pengadaan kapal gratis untuk nelayan, Budiman mengatakan bahwa pihaknya juga bersedia menyediakan kapal lainnya. "Pengadaan baik kapal markas maupun kapal pengawas atau pun juga kapal-kapal patroli," jelasnya.
Sebelumnya, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) akan membangun kapal perikanan sebanyak 1.068 unit. Kapal tersebut nantinya akan dibagikan kepada nelayan yang belum pernah memiliki kapal menangkap ikan.
Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Sjarief Widjaja mengatakan pembangunan 1.068 unit kapal diharapkanbisa selesai sebelum Agustus 2017. Menurutnya, target ini masuk akal sebab kapal yang dibangun bukan jenis besar.
"Kita masih punya waktu. Karena kapal ini, bukan kapal-kapal besar jadi mereka masih bisa diselesaikan dalam waktu dua sampai tiga bulan. Jadi saya berharap, kalau 1 Mei kita kontrak. Saya harap Agustus sudah bisa dibagikan," ujar Sjarief di Gedung Mina Bahari II,Jakarta, Selasa (18/4).
Sjarief menjelaskan kapal bantuan akan diberikan kepada nelayan secara cuma-cuma. Untuk pengawasannya KKP akan membentuk tim pendamping."Kapal ini tidak dijual tapi diberikan dengan pendampingan, karena target kami adalah dengan membagikan kapal, produksi perikanan kita juga naik," ungkapnya.
(mdk/sau)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya