Pakde Karwo tak dukung langkah Menteri Jonan hapus tiket murah
Merdeka.com - Menteri Perhubungan Ignasius Jonan sudah menerbitkan peraturan menteri berisi kenaikan tarif batas bawah tiket penerbangan. Dari semula 30 persen menjadi 40 persen dari batas atas. Dengan begitu, tidak akan ada lagi tiket murah untuk penerbangan.
Gubernur Jawa Timur Soekarwo ikut angkat bicara terkait keputusan ini. Dalam pandangannya, kebijakan ini akan berpengaruh pada sistem perekonomian. Dengan alasan tersebut, orang nomor satu di Jawa Timur ini, secara tegas tak dukung langkah Jonan menghapus tiket penerbangan murah.
"Penghapusan tiket murah di dunia penerbangan, bisa berpengaruh pada perekonomian suatu daerah dan dunia pariwisata di Indonesia. Saya tidak setuju kalau dihapus," tegas gubernur yang akrab disapa Pakde Karwo itu, Kamis (15/1).
Bukan tanpa alasan Pakde Karwo tak mendukung kebijakan Jonan. Di Jawa Timur tengah gencar merintis pembangunan lapangan terbang perintis. Semisal di Sumenep, Madura, Banyuwangi, Jember dan Bojonegoro. Penghapusan tiket murah dipastikan berpengaruh langsung terhadap masa depan lapangan perintis yang akan dibangun Pemprov Jawa Timur.
"Saat ini memang belum ada pengaruhnya, namun untuk jangka panjang akan terasa," katanya.
Bagi dunia pariwisata, khususnya turis asing maupun domestik, keberadaan tiket murah terbukti membantu menekan biaya perjalanan dan bisa dialihkan untuk kebutuhan lain selama perjalanan wisata.
"Kita mengusulkan agar tiket murah tetap diberlakukan. Sebab menyangkut keterhubungan daerah satu dengan lainnya," pintanya.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya