'Orang seperti Arcandra & Habibie biasa disodorkan warga kehormatan'
Merdeka.com - Politisi Partai Demokrat, Ruhut Sitompul, mengomentari kasus dwikewarganegaraan Arcandra Tahar. Menurutnya, warga Indonesia yang jenius biasa ditawarkan menjadi warga negara kehormatan di negara adikuasa.
"Ya jujur saja orang seperti Arcandra, Pak Habibie di Jerman dan tokoh-tokoh yang lain juga kalau di negara adikuasa, jenius, dan punya keahlian dia biasa disodorkan warga kehormatan, paspor kewarganegaraan," ujarnya saat ditemui di Gedung Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jakarta, Rabu (7/9).
Ruhut pribadi mendukung wacana agar Arcandra bisa menduduki kembali kursi ESDM 1. Menurutnya, Arcandra adalah aset berharga bagi Indonesia yang tidak boleh diabaikan.
"Kalau aku Presiden RI, apapun itu, Arcandra itu aset kita lho. Jadi harus dipertahankan," ujarnya.
Ruhut bercerita, saat pertama kali bertemu dengan Arcandra, dirinya langsung merasa terkesan dengan karakter dan kecerdasannya. Dirinya menilai wajar bila sosok seperti Arcandra banyak diincar oleh negara lain terutama oleh negara-negara adikuasa.
"Aku bertemu dengan dia kok malam-malam. Aku ngobrol dengan dia kaitan paspor sama kewarganegaraan. Aku liat orangnya enggak ada beban, nothing lose, karena hati bersih kok," tuturnya.
"Dia bilang 'Aku Indonesia bang, paspor aku masih sampai 2017 bang'," sambungnya.
Selain itu, kata Luhut, pemerintah diminta tidak khawatir dengan anggapan pengangkatan kembali Arcandra karena pengaruh dari Amerika. "Itu kan orang-orang yang bepikiran sempit," tutupnya.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya