Oktober 2018, lelang operator Pelabuhan Patimban dimulai
Merdeka.com - Kementerian Perhubungan akan menggelar lelang untuk mencari operator dan pengelola Pelabuhan Patimban di Subang, Jawa Barat, pada Oktober 2018. Lelang akan dilangsungkan usai pembangunan tahap pertama selesai.
"Lelangnya akhir September atau awal Oktober. Mudah-mudahan setelah pembangunan selesai paket satu ini, akhir September atau awal Oktober ini kita akan lelangkan," kata Direktur Kepelabuhan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, M. Tohir, seperti dikutip dari Antara di Jakarta, Rabu (12/9).
Tohir menjelaskan, melalui skema pembiayaan kerjasama pemerintah dengan badan usaha (KPBU), sudah ada beberapa pihak yang menyatakan ketertarikan untuk menjadi operator pelabuhan tersebut. Khususnya pihak Jepang.
"Yang tertarik justru operator dari Jepang karena kawasan industri di sana banyak dari Jepang. Dari Indonesianya belum. Pelindo II sampai sejauh ini sangat berminat, tapi belum (ada keputusan)," katanya.
Ada pun keputusan pemenang dijadwalkan sudah ada sebelum fase 1 pelabuhan tersebut beroperasi pada 2019. Ada pun konsorsium yang terlibat dalam pembangunan proyek di antaranya Penta Ocean, Toa, Rinkai, Wijaya Karya dan PP.
Pembangunan Pelabuhan Patimban, pada paket pertama ditandatangani dengan nilai kontrak Rp 6 triliun dari total Rp 8,9 triliun hingga 2020. Untuk paket 1 akan dibangun terminal kendaraan 350.000 unit, terminal peti kemas 800.000 TEUs dan dermaga Roro dan diharapkan akan beroperasi pada 2019.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya