OJK tak khawatir soal kredit macet
Merdeka.com - Siang tadi, Presiden Joko Widodo mengundang Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo dan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman Hadad. Presiden menanyakan soal target pertumbuhan kredit sepanjang tahun ini.
"Saya katakan masih 16-17 persen bisa kita jaga. Ruangan yang masih tersisa tersedia di industri perbankan," ujar Muliaman di Istana Negara, Jakarta, Senin (2/3).
Meskipun pembicaraan fokus pada target kredit, pertemuan tertutup itu juga membahas soal Kredit macet atau Non Performing Loan (NPL). Muliaman meyakinkan Presiden untuk tidak khawatir terkait kredit macet. Saat ini NPL masih di kisaran 2 persen lebih.
"Kekhawatiran terhadap NPL yang semakin tinggi rasanya kok tidak beralasan," jelasnya.
Dia berharap bunga kredit pinjaman diturunkan seiring turunnya suku bunga acuan Bank Indonesia.
"Memang keinginan bunga kredit untuk lebih turun terus kan ada," ucapnya. (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya