Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

OJK Sebut Bantuan Modal Paling Dibutuhkan UMKM Selama Pandemi

OJK Sebut Bantuan Modal Paling Dibutuhkan UMKM Selama Pandemi UMKM. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non-Bank Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Riswinandi mengatakan, mayoritas penduduk Indonesia yang memiliki Usaha Menengah Kecil dan Mikro (UMKM) membutuhkan bantuan modal selama pandemi Covid-19.

"7 dari 10 pemilik usaha dari sektor Usaha Menengah Kecil Mikro (UMKM) menyatakan dukungan permodalan adalah bantuan yang paling mereka butuhkan selama pandemi," ujar Riswinandi dalam diskusi virtual, Jakarta, Selasa (9/3).

Riswinandi mengatakan, kesulitan memperoleh modal ini menjadi peluang bagi industri jasa keuangan berbasis tehnologi atau fintech. Dengan memanfaatkan momentum tersebut, fintech ikut serta memberi kontribusi bagi ekonomi Indonesia.

"Industri fintech lending masih memiliki banyak potensi yang bisa dioptimalkan sehingga dapat memberikan kontribusi lebih bagi ekonomi bangsa," jelasnya.

Statistik industri ini menunjukkan bahwa pinjaman melalui platform fintech lending masih didominasi oleh pinjaman konsumtif. Misalnya, pada Desember 2020, jumlah pencairan baru sebesar kredit produktif sebesar Rp28,24 triliun atau hanya 37,96 persen saja total pinjaman baru yang disalurkan melalui fintech lending platform Rp74,41 triliun.

"Namun, kami sangat menghargai upaya yang telah dilakukan oleh industri untuk meningkatkan penyaluran kredit produktif, terutama mengingat statistik tahun lalu dari Penyaluran kredit produktif cukup signifikan perbaikan dari tahun sebelumnya," jelasnya.

Pada tahun sebelumnya yaitu 2019, OJK mencatat bahwa jumlah pencairan baru sebesar kredit produktif sebesar Rp18,36 triliun atau 31,21 persen dari total pinjaman baru yang disalurkan sebesar Rp58,83 triliun.

(mdk/azz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP