OJK prediksi gejolak ekonomi Indonesia berlanjut hingga 2016
Merdeka.com - Otoritas Jasa Keuangan memprediksi gejolak ekonomi Indonesia belum akan selesai tahun ini.
"Apalagi ada ekspektasi penaikan The Fed Fund Rate, terus sampai 2016 Indonesia masih akan bergejolak," kata Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen Kusumaningtuti S. Soetiono saat memberikan kuliah umum di Perbanas Institute, Jakarta, Kamis (3/9).
Menurut Kusumaningtuti, gejolak ekonomi Indonesia terlihat dari pertumbuhan kredit dan simpanan masyarakat yang melambat. Di sisi lain, kredit macet meningkat, meskipun masih di bawah batas aman lima persen.
"Tapi kami harus optimistis di tengah perlambatan, dana pihak ketiga dan kredit tetap masih tumbuh. Non Performing Loan meskipun meningkat tapi tetap terkendali, di bawah benchmark," imbuhnya.
Sekedar informasi, OJK menjalin kerja sama dengan Institut Keuangan Perbankan dan Informatika Asia Perbanas (Perbanas Institute) untuk pengembangan sektor jasa keuangan, peningkatan literasi keuangan, perluasan akses keuangan dan perlindungan konsumen.
OJK telah melakukan kerja sama serupa dengan beberapa universitas lainnya. Seperti, Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Universitas Diponegoro, Universitas Muhammadiyah Malang, Universitas Wahid Hasyim.
Kemudian, Universitas Teknologi Sumbawa, Universitas Muhannadiyah Prof. Dr. Hamka, Indonesia Banking School, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bisnis Indonesia (STIEBI), dan Sekolah Tinggi Manajemen IMMI (STIMA IMMI).
(mdk/yud)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya