OJK: Model Bisnis Holding Ultra Mikro Bakal Banyak Terjadi Transaksi Afiliasi
Merdeka.com - Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, Hoesen mengingatkan kepada PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) (Persero), PT Pegadaian (Persero), dan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) sebagai Holding Ultra Mikro untuk tidak kaget jika terjadi perubahan bisnis modelnya. Mengingat, ke depannya akan banyak sekali terjadi transaksi afiliasi.
"Saya mengingatkan BRI, PNM, Pegadaian bisnis modelnya akan banyak sekali terjadi transaksi afiliasi jadi transaksi afiliasi yang cukup material dan transaksi yang punya benturan kepentingan," kata dia dalam acara IDX Opening Bell : Right Issue BRI, Rabu (29/9).
Transaksi afiliasi adalah transaksi yang dilakukan oleh perusahaan dengan afiliasi dari perusahaan atau afiliasi dari anggota direksi, anggota dewan Komisaris, atau pemegang saham utama perusahaan.
Sementara benturan kepentingan adalah perbedaan antara kepentingan ekonomis perusahaan dengan kepentingan ekonomis pribadi anggota direksi, anggota dewan Komisaris, atau pemegang saham utama yang dapat merugikan perusahaan dimaksud.
Hoesen mengatakan, transaksi afiliasi ini merupakan bagian dari pada governance. Di mana ini semua juga telah diatur melalui Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 42 Tahun 2020
"Harapan ke depan BUMN itu akan menjadi lebih profesional dan dikembangkan menjadi seperti korporasi yang sangat baik dan mudah-mudahan perhatian terhadap governance terhadap risiko itu semakin tinggi," jelasnya.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya