Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

OJK minta pemda kembangkan potensi usaha lokal

OJK minta pemda kembangkan potensi usaha lokal OJK. ©2013 Merdeka.com/Harwanto Bimo Pratomo

Merdeka.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mempercepat akses keuangan daerah guna mendorong pertumbuhan ekonomi serta mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera. Langkah ini didorong dengan pembentukan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) yang merupakan forum koordinasi antar instansi dan stakeholders.

Anggota Dewan Komisioner OJK Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen Kusumaningtuti S Soetiono mengatakan TPAKD akan memberikan manfaat kepada masyarakat melalui program inklusi keuangan mengingat masih banyak masyarakat Indonesia belum mendapatkan akses ke sektor jasa keuangan.

"Masih banyak masyarakat yang perlu dukungan teknis keuangan agar bisa berkembang, akses keuangan yang mudah dan murah serta bisa dijangkau masyarakat diikuti dengan literasi keuangan dan pemberdayaan masyarakat," ujarnya di Ritz Carlton Mega Kuningan, Jakarta, Selasa (8/11).

Menurutnya, manfaat TPAKD dapat menggali potensi ekonomi daerah yang dapat dikembangkan menggunakan produk dan layanan keuangan, serta mendorong optimalisasi potensi sumber dana di daerah.

"Banyak sekali usaha masyarakat daerah yang potensial dikembangkan namun terkendala oleh permasalahan teknis usaha, kualitas industri dan permodalan," jelasnya.

Sementara, Bupati Trenggalek Emil Elistianto Dardak mengatakan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah untuk mengembangkan literasi keuangan dan kewirausahaan bagi masyarakat.

"Akses keuangan itu proses, orang menanbung kemudian dari tabungan itu memberikan kesempatan usaha-usaha untuk modal. Kalau menabung tidak jalan, maka mandek," kata Emil.

Dia menjelaskan, saat ini khususnya di daerah Trenggalek tengah mencanangkan program menabung melalui media koperasi. Langkah ini dirasa ampuh lantaran masyarakat diajarkan tidak hidup konsumtif dalam menggunakan uangnya.

"Kami kerjasama dengan bank, jadi ini (koperasi|) yang sedang digalakkan, harapannya tidak konsumtif sembarang, melalui korperasi bisa membeli barang-barang dari kelompoknya sendiri, uang bisa optimal untuk lokal dan daerah sendiri.," ungkapnya.

(mdk/sau)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP