Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

OJK minta BPR sediakan uang tunai saat puasa dan lebaran

OJK minta BPR sediakan uang tunai saat puasa dan lebaran Penukaran uang di bank. ©2012 Merdeka.com/idris putra

Merdeka.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Solo memprediksi akan terjadi penarikan uang dalam jumlah besar saat puasa dan menjelang Lebaran bulan depan. Untuk itu, OJK meminta pihak perbankan, khususnya bank perkreditan rakyat harus bersiap.

Kepala OJK Solo Mulyadi mengingatkan agar perbankan  mengantisipasi naiknya penarikan uang oleh nasabah serta menyiapkan likuiditas yang cukup. Khususnya bagi Bank Perkreditan Rakyat (BPR) yang banyak berhubungan dengan masyarakat.

Pada saat puasa atau mendekati hari raya, masyarakat akan berbondong-bondong menarik uangnya. Sebagian  besar mereka akan menggunakannya untuk memenuhi kebutuhan saat Lebaran, atau untuk  membuka bisnis musiman. Sementara para pelaku bisnis lain butuh tambahan modal untuk menambah kapasitas produksi karena permintaan konsumen meningkat.

"Perbankan harus mengantisipasi itu. Jangan sampai saat masyarakat ingin menarik uangnya, ternyata uangnya tidak ada atau tidak mencukupi," ujar Mulyadi kepada wartawan, Minggu (15/6).

Lebih lanjut Mulyadi mengatakan,usai  masyarakat menarik uangnya, pasca-Lebaran giliran terjadi peningkatan penyimpanan uang di perbankan. Siklus ini akan selalu terjadi tiap tahun. 

Mulyadi menilai BPR tidak kesulitan menyediakan uang tunai jelang Lebaran. Lantaran ada pertumbuhan dana masyarakat sebesar 17 persen di 2014. Selain itu biasanya BPR akan mengerem kreditnya agar ada cukup dana. Setelah Lebaran, penyaluran kredit kembali digenjot.

"Dengan pertumbuhan penyerapan dana masyarakat hingga 17 persen, seharusnya BPR punya cukup dana untuk melayani kebutuhan uang tunai masyarakat saat lebaran," katanya.

Mulyadi menilai dari 82 BPR di eks Karesidenan Surakarta, mayoritas dalam kondisi sehat. Hanya 3 BPR yang mengalami kesulitan permodalan. Namun dua di antaranya sudah sehat lagi, sedangkan satu BPR lainnya, pemiliknya sudah berkomitmen untuk menyetor modal tambahan agar rasio kecukupan modalnya di angka 8 persen. (mdk/ard)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP