Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Nostalgia cita-cita Menteri Jonan di Kereta Bandara Soekarno-Hatta

Nostalgia cita-cita Menteri Jonan di Kereta Bandara Soekarno-Hatta Fasilitas nyaman kereta bandara. ©2017 merdeka.com/iqbal s nugroho

Merdeka.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan menjajal kereta bandara yang menjadi impian dan dirintisnya sewaktu menjabat Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia, Minggu (7/1) malam. Menteri Jonan didampingi Dirut PT Railink Heru K. dan Dirut PT KAI Eddy Sukmoro.

"Saya mau antar anak saya ke airport, saya bilang 'kenapa tidak coba naik kereta bandara', ya sudah kami mencoba kereta ini. Anak saya mau kembali ke Inggris untuk sekolahnya," kata Menteri Jonan seperti dikutip dari Antara.

Dia mengatakan dengan memilih kereta bandara ada tiga keuntungan yang didapat yakni menurunkan konsumsi BBM, hemat waktu, dan menurunkan tingkat polusi. Menteri Jonan mengatakan kereta ini adalah impiannya sejak akhir 2011 ketika masih menjabat Dirut PT KAI.

"Ya senang impian terwujud, makanya saya mencoba ini," katanya.

Menteri Jonan menyebutkan kereta bandara yang beroperasi sejak akhir Desember 2017 sudah sesuai harapan dari berbagai sisi. "Nyaman, interiornya juga sudah seperti kereta-kereta di luar negeri, stasiunnya juga sudah sesuai standar internasional seperti di Singapura dan Hongkong," katanya.

Kecepatan kereta juga diakuinya sudah cukup baik meskipun dia memiliki catatan tersendiri soal waktu transit di beberapa stasiun yang dianggapnya masih terlalu lama.

"Tiga sampai empat menit cukuplah di Stasiun Batu Ceper, dan menurut saya tidak perlu berhenti di Stasiun Duri, kalau bisa 'shortcut' lebih bagus karena waktunya bisa lebih cepat," katanya.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP