Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Nilai tukar Rupiah menguat bukti fundamental ekonomi RI membaik

Nilai tukar Rupiah menguat bukti fundamental ekonomi RI membaik Uang Rupiah. ©2015 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Nilai tukar Rupiah terus menguat terhadap Dolar Amerika Serikat (USD). Di situs Bank Indonesia, Jakarta Interbank Spot Dolar Rate (Jisdor) menunjukkan angka Rp 13.029 per USD.

Analis dan Managing Partner Investa Saran Mandiri, Kiswoyo Adi Joe menjelaskan, penguatan nilai tukar Rupiah disebabkan semakin minimnya ketidakpastian global.

"Dari ekonomi kita ini fundamentalnya tidak jelek. Suku bunga The Fed juga sudah pasti, harusnya sudah tidak ada gejolak lagi," kata Kiswoyo kepada merdeka.com, Senin (7/3).

Bank Indonesia bakal merilis angka cadangan devisa Indonesia hari ini, Kiswoyo menilai, seharusnya dengan kondisi Rupiah menguat, cadangan devisa akan meningkat. Selain karena penguatan Rupiah, aliran dana asing yang masuk ke Indonesia juga dinilai cukup deras, terutama dari Jepang yang saat ini kondisi perekonomiannya sedang negatif.

"Cadev diharapkan naik, ada arus dana masuk, karena di Jepang kan lagi negatif ya. Sebenarnya, harga wajar Rupiah itu di angka Rp 11.500 sampai Rp 12.500, kemarin sampai nyaris Rp 14.000 karena memang kondisi globalnya juga sedang tidak pasti," jelas dia.

Lebih lanjut, Kiswoyo melihat, BI akan banyak melakukan intervensi pasar agar Rupiah tidak terlalu kuat. Hal ini untuk menghindari aktivitas impor kembali meningkat.

"BI kayaknya akan beli banyak karena BI mau mempertahankan rupiah di angka Rp 13.000 supaya impornya enggak naik lagi," tutup dia.

(mdk/sau)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP